UIN Sunan Kalijaga Terakreditasi A

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil mendapatkan akreditasi A dari BAN – PT pada pengajuan pertama. Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. H. Musa Asy’arie merasa bangga dengan raihan itu. “Perguruan Tinggi yang mendapatkan akreditasi A belum banyak. Ini yang membanggakan,’ katanya disela-sela acara tasyakuran bersama dengan tamu undangan dari bebagai pejabat pemda, rektor, pimpinan UIN Suka, staf, wartawan, dan rekanan UIN di gedung PAU UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Kamis (11/9).

Dengan keluarnya Surat Keputusan BAN-PT Nomor: 283/SK/BAN-PT/Akred/PT/VIII/2014, September ini, UIN Sunan Kalijaga mampu lolos persyaratan terberat dengan memenuhi minimal 30 % prodi terakreditasi A. Meskipun sudah mendapat predikat baik, Musa mengatakan, pembenahan harus terus berjalan dan UIN harus menambah guru besar.

Rektor yang masa jabatannya tinggak empat bulan ini menilai, penambahan guru besar dapat memperkuat nilai akreditasi yang sudah diperoleh UIN Sunan Kalijaga. Hingga saat ini, UIN Suka mempunyai profesor sebanyak 36 orang. Sementara jumlah doktor sudah di atas 100 orang. Musa menilai peningkatan kualitas SDM perlu terus dilakukan. Sehingga, UIN Suka dapat mengungguli perguruan tinggi lainnya.

Selain itu, Musa mengatakan program menyongsong penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Menurutnya, ini dapat menjadi bagian untuk pengembangan Universitas Islam ke depan. Di negara lain tidak banyak yang bisa memberikan keterpaduan antara elemen tersebut. Karena itu, ia menilai Indonesia dapat menjadi tujuan untuk pembelajaran Islam, demokrasi, dan pluralitas. Ini menjadi satu keunggulan tersendiri perguruan tinggi di Indonesia. “Keuinggulan ini harus dipupuk dan dikenalkan pada dunia international, ujarnya.

Ke depan, Musa ingin UIN Suka terus berkembang. Baik dari segi kualitas atau pun sarana dan prasarana. (Din-Humas)